
Tidak pernah terpikir dalam benakku menjadi seorang tenaga pendidik.
Dari dulu hingga sekarang ta’pernah terlintas sama sekali. Kehidupanku
setelah aku lulus sekolah adalah bekerja menjadi buruh pabrik,
1995,1997,1998 hingga 2010.
Setelah itu tahun 2010 adalah titik awal balik dalam kehidupanku, pabrik tempatku bekerja memutuskan tutup dan tidak beroperasi lagi di indonesia, alasannya simpel karena mereka setelah 5 tahun terakhir tidak mendapatkan keuntungan..kata mereka. Tepat 30 maret 2010 aku resmi keluar dari tempat aku bekerja, berbekal uang pesangon aku bingung. Dalam hatiku terbesit ingin usaha tapi disatu sisi rasa takut rugi jika usaha menghantuiku, dan alhamdulillah alloh mempunyai rencana, dengan ucapkan bismillah aku melanjutkan sekolah (kuliah).
Setelah itu tahun 2010 adalah titik awal balik dalam kehidupanku, pabrik tempatku bekerja memutuskan tutup dan tidak beroperasi lagi di indonesia, alasannya simpel karena mereka setelah 5 tahun terakhir tidak mendapatkan keuntungan..kata mereka. Tepat 30 maret 2010 aku resmi keluar dari tempat aku bekerja, berbekal uang pesangon aku bingung. Dalam hatiku terbesit ingin usaha tapi disatu sisi rasa takut rugi jika usaha menghantuiku, dan alhamdulillah alloh mempunyai rencana, dengan ucapkan bismillah aku melanjutkan sekolah (kuliah).
Banyak suara-suara yang mengatakan di usia seperti aku ini bukan saatnya untuk belajar tapi tinggal menuai hasil saja, tapi aku tetap bertekad walaupun banyak suara sumbang.
14 September 2010 adalah saat penting aku mulai belajar lagi, dalam satu kelas ternyata aku adalah mahasiswa dengan usia paling tua di bandingkan dengan teman-temanku, temen-temenku rata-rata adalah usia produktif dan masih sangat muda sekali, malu dan minder yang aku rasakan tapi dengan tekat yang kuat aku coba mengindahkan semua itu.